Wakil Walikota Bekasi Sambut Kunjungan Mensos Bersama Anggota Komisi VIII DPR RI

Advertisement





Wakil Walikota Bekasi Sambut Kunjungan Mensos Bersama Anggota Komisi VIII DPR RI

SANGRAJAWALI NEWS
03 Maret 2021


Sangrajawalinews.com | Bekasi - DR. Tri Adhianto selaku Wakil Walikota Bekasi menyambut kunjungan Menteri Sosial Tri Rismaharani dan Anggota Komisi VIII DPR RI ke Sentra Kreasi Atensi yang berada di Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi Timur, Rabu (3/3/2021).


Kunjungan Anggota Komisi VIII DPR RI ke Sentra Kreasi ATENSI dalam rangka peninjauan cipta karya program Kemensos, dalam memberdayakan penyandang disabilitas dan kaum terlantar menjadi memiliki nilai produktivitas yang lebih baik dari sebelumnya.



Bukan hanya membuka lapangan pekerjaan saja bagi penyandang disabilitas dan kaum terlantar, Kemensos juga memberikan fasilitas pendukung bagi kesejahteraan diantaranya memberikan pelatihan dan membuat rusunawa dengan biaya sewa murah.


"Masalah ini kami berikan solusinya dengan membuat Rusunawa untuk tempat tinggal para eks pemulung dan tuna wisma, serta membuka lapangan kerja melalui Sentra Kreasi ATENSI," kata Mensos dalam sambutannya.


Pada saat peninjauan, Tri Adhianto turut mencicipi beberapa sajian kuliner hasil penyandang disabilitas yang berada di Sentra Kreasi Atensi, yang Kemudian dilanjut meninjau lokasi perencanaan pembangunan rusunawa bagi eks pemulung dan tuna wisma yang lokasinya tepat berada di belakang sentra kuliner.


"Tadi saya mencicipi pecel lele madiun, dan saya rasa, rasanya persis khas madiun, tadi saya pikir ada tempe bacem juga, ternyata belum ada, tapi secara keseluruhan rasanya enak," tutur Wakil Walikota Bekasi.


"Saya sangat berterimakasih kepada Bu Risma selaku Kemensos, saya Mas Tri Adhianto dan Bang Pepen tentunya mendukung secara penuh program kerja cipta karya Kemensos dalam rangka mensejahterakan penyandang disabilitas dan kaum terlantar," lanjutnya.



Tri berharap program cipta karya Kemensos dapat berkembang, sehingga kesejahteraan dapat dinikmati juga oleh masyarakat miskin, sehingga angka kemiskinan di Indonesia khususnya Kota Bekasi dapat menurun. (Red)