Satreskrim Polres Merangin Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan

Advertisement





Satreskrim Polres Merangin Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan

SANGRAJAWALI NEWS
07 Maret 2021


Sangrajawalinews.com | Merangin - Jajaran Tim Elang Petarung Satreskrim Polres Merangin berhasil mengungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian dan menjual Tiang PT. Telkom sejak 2015 lalu dengan Pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP terhadap dua pelaku AS (46) dan DI (41).


Dihimpun dari informasi yang di terima media sangrajawalinews.com kejadian berawal pada Jumat (25/10/19) lalu sekira pukul 15.00 WIB Pelapor bersama Team Mengecek Tiang PT Telkom yang di bangun pada tahun 2015 di Jalur Kabel Fiber Optic Sungai Manau Perbatasan Kerinci di Desa Birun Kecamatan Pangkalan Jambu, pada saat pengecekan didapati bahwa sebagian tiang PT. Telkom sudah tidak ada dan menyebabkan bentangan kabel menjadi kendur, setelah dilakukan pencarian ternyata tiang-tiang tersebut di gunakan oleh Pelaku AS (46) untuk menyangga Kabel PLN ke arah rumahnya sebanyak 13 (tigabelas) Batang.


Kronologis penangkapan pelaku pada Rabu (3/3/21) sekira pukul 16.00 WIB setelah melakukan penyelidikan tim Elang Petarung Sat Reskrim Polres Merangin mendapatkan informasi bahwa pelaku yang melakukan tindak Pidana Pencurian Tiang Telkom di Sungai Manau sedang berada dirumahnya di Dusun Telun, Desa Perentak, Kecamatan Pangkalan Jambu , Kabupaten Merangin.


Selanjutnya Tim Elang Petarung Sat Reskrim Polres Merangin berangkat menuju lokasi keberadaan pelaku, dengan dilakukan mapping dan diketahui bahwa pelaku berinisial AS (46) sedang berada dikediamannnya, Tim Elang Satreskrim Polres Merangin hendak langsung menangkap diduga pelaku berinisial AS (46), namun pada saat hendak ditangkap diduga pelaku berinisial AS (46) melakukan perlawanan dengan membawa 1 (satu) buah parang dan mengancam Anggota Tim Elang Petarung Polres Merangin.



Adapun identitas pelaku yakni berinisial AS (46) Pekerjaan Tani, beralamat Dusun Perentak Telun Desa Perentak Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin, dan DI (41) Pekerjaan Ex Pengawas PT. Teken Pratama, beralamat Dusun Lingkung Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.


Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan, S.I.K., melalui Kasubaghumas yakni Iptu Edih membenarkan kejadian tersebut.


"Anggota Tim Elang Petarung Polres Merangin dengan sigap langsung melumpuhkan dan secara persuasif menenangkan diduga pelaku berinisial AS (46) dengan tangan kosong, akhirnya pelaku mau koperatif dan setelah melakukan penangkapan, diduga pelaku berinisial AS (46) langsung dibawa menuju Polres Merangin Untuk ditindak lanjuti," jelas Kapolres.


Di tambahkan Kapolres Merangin, setelah pelaku diamankan di Polres Merangin, kemudian dilakukan interogasi terhadapnya, ia mengakui bahwa benar telah menggunakan sebanyak 13 batang tiang milik PT. Telkom, namun ia hanya mengakui telah mengambil tiang milik PT. Telkom tersebut sebanyak 4 batang di Km 27 Pangkalan Jambu dengan cara mencabutnya.


"Sedangkan sisanya sebanyak 9 batang ia dapatkan setelah membeli dari Dudi Iskandar yang pada saat itu bekerja sebagai pengawas PT.Teken Pratama (mitra PT. Telkom untuk memasang jaringan) dengan harga Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah)," terangnya.


Pada Sabtu (6/3/21) sekira pukul 06.00 WIB berlokasi di Batang Merangin Kabupaten Kerinci telah diamankan oleh Tim Elang Petarung Satreskrim Polres Merangin, yakni DI (41) yang diduga merupakan penjual tiang Telkom sebanyak 9 batang kepada Pelaku berinisial AS (46) kemudian dilakukan interogasi kepadanya dan didapat keterangan bahwa benar pada saat selesai melakukan pekerjaan pemasangan tiang Telkom oleh PT. Teken Pratama, DI (41) selaku pengawas telah menjual 9 (sembilan) batang tiang milik PT. Telkom kepada pelaku AS (46).


"Pelaku berinisial DI (41) mengakui bahwa tiang tersebut merupakan sisa dari pekerjaan PT. Telkom yang tidak dipergunakan, dan menjual kepada AS (46) setelah sebelumnya DI (41) diminta tolong oleh AS (46) untuk menyediakan tiang yang akan dipergunakan oleh AS (46) untuk penyangga listrik yang akan masuk ke jaringan menuju rumahnya, dan mengaku telah menerima pembayaran dari AS (46) sebesar Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah) yang kemudian uang tersebut dipergunakan untuk operasional pekerjaan, dan kebutuhan pribadinya," tandas Kapolres.


Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan, S.I.K., mengatakan bahwa Kami berhasil mengamankan barang bukti berup Kabel Optic dengan Panjang 200 M2, 13 (tigabelas) batang Tiang Berbahan Besi Baja Ringan Dengan Panjang 9 Meter.


"Untuk barang bukti ditemukan di rumah pelaku AS (46) dan saat ini masih berada di rumah pelaku karena masih terpasang untuk penyangga kabel PLN rumahnya. Diperlukan tenaga teknisi yang berpengalaman untuk membongkarnya," tutupnya. (Dodi)