DPRD Kota Bekasi Mengikuti Suntik Vaksin Tahap II

Advertisement





DPRD Kota Bekasi Mengikuti Suntik Vaksin Tahap II

SANGRAJAWALI NEWS
03 Maret 2021


Sangrajawalinews.com | Bekasi - Ketua DPRD Kota Bekasi Bersama sejumlah anggota DPRD lainnya serta Stap di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi melakukan suntik vaksin tahap II yang dilaksanakan di ruangan Kesehatan di Komisi DPRD Kota Bekasi. Senin, (01/03/2021).


Penyuntikan vaksin tahap II ini di pimpin Dokter Hemalia M.KKK Kepala UPTD Karang Kitri, Bekasi Timur.


Sekretaris DPRD Dr. Moh. Ridwan mengatakankan vaksinasi tahap II ini dilaksanakan atas permohonan Wali kota Bekasi guna memutus penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemkab Bekasi kota.


"Semua ini tentunya  juga intruksi dari Walikota, saya pun sama sebagai Sekretaris Dewan mengikuti anjuran untuk melaksanakan tugas dari Dewan yang berkaitanya dengan Vaksin untuk para anggota Dewan DPRD Kota Bekasi," kata Ridwan kepada Wartawan.


Ridwan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada tenaga medis yang sukses melaksanakan suntik Vaksin tahap II ini.


"Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Dinkes untuk program Vaksin hari ini 50 orang terus tanggal 3 maret 100 orang tanggal 4 Maret 50 orang dan tanggal 5 Maret 50 orang jadi total keseluruhan 250 orang itu yang di Jadwalkan ," ucapnya. 


Dia pun berharap bagi anggota Dewan yang belum melakukan suntik vaksin agar mengikuti jadwal Vaksin selanjutnya.


"Walaupun ada anggota Dewan ada yang tidak hadir itu bukan masalah penyuntikan tetap di lanjut, sayapun selaku Sekretaris DPRD di dahulukan untuk di Vaksin dan di lanjutkan dengan anggota yang lainya yang hadir," jelasnya.


Sementara itu, Dokter Hemalia M. KKK juga mengucapkan banyak terima kasih kepada tim dari Puskesmas Karang Kitri yang melaksanakan Vaksin Tahap II hari ini yang di adakan di ruang pelayanan DPRD.


"Hal itu merupakan bagian dari pelayanan kesehatan,kami di sini dengan tim Faksinator dan tim Kesehatan Puskesmas Karang Kitri melakukan pelayanan Vaksin tahap kedua , ini adalah Vaksin yang buat pelayanan publik dan di sini yang di utamakan adalah para anggota Dewan beserta aparatur yang ada di DPRD ini , Saya berharap Vaksin ini lancar dan tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan dan di harapkan adanya Vaksinasi di Dewan ini membuat contoh bagi masyarakat karena Dewan ini adalah Wakil dari pada masyarakat itu sendiri," ucap Dokter Hemalia.


"Perlu di ketahui buat masyarakat juga setelah di vaksin kita tidak boleh pergi sekitar 30 menit setelah di Vaksin karena masih dalam pantauan Dokter takut nya ada kendala jadi masih bisa di koordinasikan dengan Dokter yang menanganinya," terang Dokter Hemalia.


"Jadi di sini juga ada 4 meja buat pendaftaran, kemudian Registrasi, ada buat pemeriksaan, untuk yang tanda tanda Rifal di mana di situ ditentukan bahwa yang besangkutan boleh di Vaksin atau tidak, apabila dia di Acc kemudian bisa di lanjut ke meja berikutnya untuk melakukan Vaksinasi,dan di harapkan jangan pergi dulu selama 30 menit karena biar bisa melihat apa bila ada kejadian atau gejala gejala yang perlu kita obserfasi sehingga perlu penanganan yang lebih lanjut dan kemudian setelah itu tahapan bagi kita juga dan masyarakat serta anggota Dewan yang di utamakan dalam kondisi sehat, bagi yang sudah pernah terkena Covid-19 itu juga bisa di lakukan Vaksin apabila sudah terkena 3 bulan yang lalu," jelasnya.


Masih kata Dokter Hemalia ada satu lagi meja Striming di meja tersebut ada pertanyaan-pertanyaan yang bisa untuk menentukan orang itu harus di Vaksin atau tidak, semoga semua yang ada di sini supaya melaksanakan Vaksin kedua ini seperti apa yang di sampaikan sebenarnya dengan jujur, apa yang pernah terjadi seperti riwayat kesehatan yang pernah di alami sehingga memudahkan untuk di Vaksinasi.


"Jadi, Vaksinasi tertentu termasuk Vaksinasi anti Body,Vaksinasi ini yang sudah dilaksanakan dua kali dengan sekarang ini, closis pertama dan closis kedua jarak antara ,closis pertama dan closis kedua selama dua Minggu karena setelah anti Body ini terbentuk," sambung Hemalia.


"Setelah Vaksin kedua jadi tetap di harapkan selalu menjaga protokol kesehatan bukan berarti setelah di Vaksin kita sudah bebas tetap harus menjaga selalu mengikuti protokol kesehatan yang di anjurkan oleh pemerintah dan kita juga harus selalu ikhtiar supaya Covid cepat hilang dari kita semua, jadi kita berharap dengan adanya Vaksinasi ini salah satu ikhtiar kita semua agar kita kembali semula seperti sediakala," harap Dokter Hemalia,



Pantauan awak media, Pelaksanaan suntik vaksin tahap II berlangsung lancar tanpa ada kendala dan tetap mengikuti protokol kesehatan yang di tentukan pemerintah. (Red)