Update Banjir di Kabupaten Bekasi, 20 Februari 2021

Advertisement





Update Banjir di Kabupaten Bekasi, 20 Februari 2021

Redaksi
20 Februari 2021

Banjir di tambun, Sabtu (20/2/2021).


Sangrajawalinews.com | Bekasi - Hujan dengan intensitas deras kembali mengguyur Kabupaten Bekasi dalam durasi yang lama, Sabtu (20/2/21).


Intensitas hujan yang terjadi persis seperti banjir pada awal tahun 2020 di mana banjir terjadi secara merata.


Berdasarkan informasi yang diterima dari berbagai sumber, banjir di Kabupaten Bekasi yaitu:


1. Cikarang Baru, Jababeka. Banjir dari Mattel sampai jembatan. 

2. Bapelkes Cikarang, belakang Graha Asri.

3. Jalan Kasuari, Cikarang Baru. Jalan Menjangan dekat Bebek Kaleyo banjir sehingga akses jalan Pintu 11 Jababeka terputus. 

4. Kampung Pulo Kecil.

5. Kampung Tanah Baru dan Kampung Kramat, Desa Karangbaru, Cikarang Utara. Sebagian rumah sudah terendam.


6. Gemalapik. Depan Klinik Ambar banjir sudah tinggi. 

7. Pasar Tegaldanas. 

8. Kampung Kramat. Air setinggi pinggang orang dewasa.

9. Kampung Citarik, Desa Jatireja, Cikarang Timur. Banjir sudah merendam rumah selama 2 hari.


10. Menari Indah Puspa. Air mulai masuk rumah. 

11. Perumahan Hegar Asri, Cikpus

12. Depan Balai Desa Pasir Gombong, Cikut. Jalan tak bisa dilewati

13. Bundaran EJIP.  Air cukup tinggi menggenangi jalan. 

14. Desa Cijengkol, Setu. Air menggenangi sejumlah perumahan. Jembatan Jemprak volume air meninggi sehingga tidak direkomendasikan motor untuk lewat.


15. Desa Ciledug, Setu. Air dari Kali Sadang meninggi. Sejumlah perumahan banjir. Jalan di dekat Situ Burangkeng tak dapat dilalui.


16. Hindari Jalan Imam Bonjol dari perempatan Warung Bongkok sampai Pasar Induk Cibitung.


Lalin padat merayap


17. Kawasan Industri Gobel, Cibitung. 

18. Desa Burangkeng. Warga perumahan Mustika Grande sudah mengungsi di masjid setempat. Air meninggi sejak malam.


19. Kali Citarum. Sudah meninggi dan beberapa bagian sudah meluap.


Banjir setinggi pinggang orang dewasa


Hingga saat ini, laporan banjir dari berbagai wilayah masih banyak. (Red)