Lsm Baratu Minta Kepada Perusahaan yang Ada di Kab. Bekasi Pekerjakan Warga Lokal

Advertisement





Lsm Baratu Minta Kepada Perusahaan yang Ada di Kab. Bekasi Pekerjakan Warga Lokal

Redaksi
14 Februari 2021

Ketua Umum Lsm Baratu, Achmad Nurjaya


Sangrajawalinews.com | Bekasi - Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Rakyat Bersatu (Lsm Baratu), Achmad Nurjaya meminta kepada perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi wajib mempekerjakan warga lokal. Karena masih banyak warga kabupaten bekasi yang belum memiliki pekerjaan.


Dirinya mengungkapkan, selama ini banyak tenaga kerja yang berasal dari luar Kabupaten Bekasi dan bahkan dari luar negeri yang bekerja di Kabupaten Bekasi. Sementara masih banyak warga kabupaten bekasi yang belum memiliki pekerjaan. Jangan sampai warga lokal Kabupaten Bekasi hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri.


"Masalah ini tidak boleh didiamkan. Warga lokal jangan jadi penonton bila ada perusahaan atau pabrik baru maupun yang sudah beroperasi di Kabupaten Bekasi," ungkap Achmad Nurjaya di kediamannya, Sabtu (13/2/2021) malam.


Lsm Baratu akan melakukan investigasi dan melayangkan surat audiensi kepada pengusaha yang akan membahas soal lapangan pekerjaan dan melaporkan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Bekasi jika terjadi pelanggaran ketenagakerjaan dan tidak patuh terhadap Perda Kabupaten Bekasi Tentang Ketenagakerjaan, terkait hal tersebut Lsm Baratu sudah melayangkan surat Audiensi ke beberapa perusahaan di MM2100.


"Lsm Baratu harus ikut berperan dalam mengingatkan perusahaan bahwa diwajibkan untuk memberdayakan putra daerah dalam merekrut karyawan atau tenaga kerja yang tentu juga terikat dengan aturan daerah , di mana jika daerah tersebut menyatakan bahwa harus ada karyawan yang tergolong masyarakat lokal atau tenaga kerja lokal, maka perusahaan harus mematuhi aturan tersebut. Kami bukan anti tenaga kerja dari luar daerah, siapaun warga negara boleh bekerja di wilayah NKRI. Namun warga lokal juga harus diperhatikan oleh para pengusaha," ujar Ketua Umum Lsm Baratu.


"Sudah berapa banyakkah warga Kabupaten Bekasi yang sudah dipekerjakan di perusahaan-perusahaan tersebut," ujarnya lagi. 


Menurutnya, setiap perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bekasi selayaknya mempekerjakan minimal 40 persen sampai 50 persen dari total jumlah karyawan yang akan dipekerjakan di perusahaan tersebut. Tentunya, pekerja lokal yang akan dipekerjakan juga harus disesuaikan dengan keahliannya masing-masing.


"Contohnya kalau warga lokal yang tidak memiliki skill, maka ditempatkan di bidang non skill. Begitu juga sebaliknya. Jadi, ini harus disesuaikan dengan bidang masing-masing," katanya.


Begitu pun tidak menutup kemungkinan, warga lokal bisa menduduki posisi strategis mengingat Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Bekasi saat ini sudah cukup baik. Lsm Baratu mendukung program pemerintah daerah Kabupaten Bekasi agar mewajibkan perusahaan mempekerjakan warga lokal. Hal ini bisa mengurangi pengangguran di Kabupaten Bekasi.


"Perusahaan selama ini masih banyak tidak berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi dalam merekrut tenaga kerja," tandasnya. (M. Yusuf)