RPI Sulsel Bahas Pembentukan Relawan Bencana Sulbar

Advertisement





RPI Sulsel Bahas Pembentukan Relawan Bencana Sulbar

Redaksi
17 Januari 2021


Sangrajawalinews.com | Makassar - Pertemuan yang diadakan Rumah Produktif Indonesia Sulawesi Selatan membicarakan keterlibatan dalam penanganan bencana gempa Mamuju dan Majene, Provinsi Sulawesi Barat.


Ketua Tim Relawan, Nur Ali Akbar, mengatakan, "managemen lapangan itu sangat dibutuhkan agar kinerja kita lebih cepat dan progres nya tepat sasaran."


Lanjutnya, kita mesti mempersiapkan amunisi para relawan yang akan kita kirim kan ke lokasi TKP bencana gempa di Sulbar.


'Relawan membutuhkan legalitas, seperti Id card, Rompi yang disertakan logo," ungkapnya di D'Joms. Minggu, (17/1/2020). 


"Kita akan melakukan pelatihan kebencanaan, hari rabu pagi, bertempat di Cafe D ' Joms dengan minimal 10 orang yang akan mengikuti Kegiatan ini," jelas Muhammad Iqbal, Ketua Rumah Produktif Indonesia Sulawesi Selatan.


Kegiatan yang akan dilaksanakan oleh DPW RPI yang telah memiliki 12 daerah se-Sulsel tersebut itu tentang bagaimana assesmen di lapangan yang akan dipimpin Nur Ali Akbar.


Ini suatu pembekalan yang akan diterapkan tim relawan yang akan bekerja secara keseluruhan, untuk penanganan bencana Gempa Mamuju, Majene.


Kegiatan ini akan berlanjut di bawah Divisi Pengembangan SDM dan akan bekerja sama dengan MAPALA UIM dan PMII Cabang Metro Makassar. 


"Program Divisi Pengembangn SDM juga akan melakukan pelatihan atau kegiatan sosial," tutup Iqbal yang juga dosen di UIM Makassar. 


RPI adalah perkumpulan yang disahkan Kemenkumham pada 1 September 2020 yang dipimpin oleh Yanuardi Syukur, akademisi dan penulis Indonesia. (Red)