Menjaring Aspirasi di Desa Wonorejo Satui, Hj. Hamsiah: Dukung dan berdayakan Millenial dalam kegiatan Produktif

Advertisement





Menjaring Aspirasi di Desa Wonorejo Satui, Hj. Hamsiah: Dukung dan berdayakan Millenial dalam kegiatan Produktif

Redaksi
17 Januari 2021


Sangrajawalinews.com | Tanah Bumbu - Anggota DPRD Tanah Bumbu Dapil III, Hj. Hamsiah S.E menjaring aspirasi di Desa Wonorejo Kec. Satui, Kabupaten Tanah Bumbu - Kalimantan Selatan, Sabtu (16/01/2021).


Kegiatan rutin anggota dewan ini dilaksanakan 4 bulan sekali untuk menjaring dan menyerap aspirasi masyarakat Dapil (daerah pemilihan) III  Kec. Satui-Angsana.


Kegiatan menjaring aspirasi ini bertempat di rumah RT 16 Desa Wonorejo kec. Satui Tanah Bumbu, peserta berjumlah sekitar  40 orang. 


Dalam pembukaannya, Hj. Hamsiah  menyampaikan tiga fungsi yang dimiliki anggota DPRD salah satunya adalah pengawasan, "pengawasan saya ada di bidang  yang meliputi pertanian, perijinan."


Ia berharap mendapatkan masukan dari masyarakat yang hadir terkait hal ini. 


Pada kegiatan reses tersebut hadir dari beragam kelompok masyarakat; pemuda peduli lingkungan desa wonorejo, ibu-ibu pengajian, Aktivis pemuda, kepala sekolah, petani dan peternak. Masing-masing dari mereka meminta untuk disupport pemerintah dalam hal pemberdayaan yang berkelanjutan. 


Pada kesempatan penyerapan aspirasi, Arisandi mengutarakan, kedepan akan ada bonus yang bisa menjadi peluang dan pada saat yang sama dapat menjadi ancaman, yaitu bonus demografi, dimana usia produktif 17-40 tahun akan mendominasi jumlah penduduk di negeri ini, ini bisa menjadi ancaman manakala para pemuda dari sekarang tidak diberdayakan secara berkelanjutan oleh para pemangku kebijakan, ini bisa menjadi bom waktu yang mengakibatkan masalah sosial yang berkepanjangan, berikut dengan turunannya jika tidak diatasi dari sekarang.


Ia melanjutkan, "di masa Pandemi ini kami melalui wadah Rumah Produktif Indonesia telah melakukan banyak kegiatan produktif dari rumah, untuk semua kelompok masyarakat seperti bimbingan konseling, pendidikan dan pelatihan baik yang sifatnya online maupun offline. Banyak hal yang bisa disinergikan dari semua stakeholder bangsa terutama kalangan pemuda agar terlibat pada program Produktif seperti pertanian dan peternakan, tidak selalu menjadi pegawai dan karyawan swasta. Semoga reses ini menjadi wadah yang baik bagi peningkatan kompetensi dan kesejahteraan pemuda kedepan," harapnya.


Penyampai lainnya, Subri, yang merupakan anggota BPD Desa Wonorejo menyampaikan, agar kiranya ada regulasi standar harga dari jenis-jenis tanaman, perkebenunan masyarakat seperti karet dan jenis lainnya agar masyarakat ini lebih sejahtera, ia menanyakan komitmen pemerintah terkait hal ini.


Selaku anggota DPRD, Hj. Hamsiah sangat setuju dengan ide dan paparan Arisandi tadi, "kedepan, saya akan melibatkan Para Millenial untuk bertani tanaman hortikultura beserta tanaman lainnya, yang akhir-akhir ini cukup menjanjikan dan berkualitas diekspor, terlebih di masa Pandemi ini, kita harus bahu membahu untuk sama-sama tumbuh dan maju bersama untuk mengentaskan banyak persoalan yang kita hadapi akhir-akhir ini."


Ia melanjutkan, "Semua aspirasi dari saudara/i akan menjadi catatan notulen saya, untuk disampaikan kepada DPRD dan dinas terkait sebagai bahan notulensi dan pertimbangan nantinya pada saat pengambilan keputusan, terima kasih yang tiada terhingga kepada tuan rumah dan masyarakat yang hadir," tutupnya. (Red)