Akibat Kegiatan PETI, Warga Pinggir Sungai Tembesi Sulit Dapatkan Air Bersih

Advertisement





Akibat Kegiatan PETI, Warga Pinggir Sungai Tembesi Sulit Dapatkan Air Bersih

SANGRAJAWALI NEWS
18 Desember 2020


Sangrajawalinews.com | Merangin - Akibat kegiatan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi di hulu sungai kurang lebih 1 (satu) tahun, air sungai tembesi menjadi keruh. Dan hingga saat ini belum ada tindakan dari Pemerintah Kabupaten Merangin maupun dari pihak penegak hukum.


Menurut keterangan dari salah satu Warga yang enggan di sebutkan namanya kepada awak media, kalau tidak segera di tindak kami yang bermukim di pinggiran sungai tembesi sulit mendapatkan air bersih.


"Untuk kebutuhan sehari-hari kami (warga) terpaksa menggali sumur. Akibat kegiatan penambang emas tanpa Izin (PETI) yang menggunakan alat berat jenis excavator air sungai menjadi keruh, dan kami (warga) sulit mendapatkan air bersih," ungkap Warga. Kamis, (17/12/2020). 


"Kami (warga) mohon kepada Pemerintah Daerah agar segera menindak kegiatan tersebut, karena kegiatan PETI tersebut sangat mengganggu warga yang ada di pinggiran sungai tembesi," pinta Warga.



Terpantau dilokasi, air sungai menjadi keruh akibat alat berat excavator yang beroperasi di hulu sungai. (Irwanto)