Tanpa Papan Informasi Proyek, Normalisasi Sungai Sukadarma Diduga Tidak Sesuai Speck

Advertisement





Tanpa Papan Informasi Proyek, Normalisasi Sungai Sukadarma Diduga Tidak Sesuai Speck

SANGRAJAWALI NEWS
29 November 2020


SangRajawali News | Bekasi - Pengerjaan normalisasi di kampung Ceger Rt.01/003 Desa Sukadarma Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi sangatlah mengganggu aktivitas warga, karena lumpur menutupi badan jalan warga.


Selain menggangu aktivitas warga juga, jalan yang dilalui warga sangat licin dengan adanya lumpur yang berserahkan dibadan jalan.


Pelaksana pekerjaan normalisasi Kp. Ceger Rt 01/003 Dusun II diduga jauh dari Spesifikasi, normalisasi yang dibiayai pemerintah melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) begitu besar mencapai ratusan juta rupiah kini banyak menimbulkan perspektif dari masyarakat maupun kalangan instansi.



Dikatakan Supardi, anggota LSM DHN P (KPK) PEPANRI Pemantau penyelamat Aset Negara Republik Indonesia, normalisasi di kp. Ceger Rt 01/003 Dusun II sangat disayangkan dengan tidak adanya pengawasan dari dinas terkait.


"Pekerjaan normalisasi sangat mengganggu aktivitas warga dengan adanya lumpur yang berserakan dijalan warga sehingga jalan warga menjadi sangat licin," kata Supardi kepada Sangrajawalinews.com Sabtu (28/11/2020).


Dengan tidak adanya papan informasi, lanjut Supardi, itu sudah melanggar Undang-undang RI nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP) dimana pihak rekanan atau pelaksana wajib memasang papan informasi proyek. 


"Ada apa dan mengapa? Saya menduga rekanan pemborong melakukan kecurangan untuk mendapatkan keuntungan besar," ucap Supardi.


"Dinas terkait membiarkan pekerjaan ini berjalan terus hingga selesai, sedangkan sudah jelas ini merugikan banyak masyarakat khususnya pengguna kendaraan yang hendak melintas," tandasnya. (Pajri)