Miris Jalan Sepanjang 20 Kilometer Rusak Parah Seperti Kubangan Sawah

Advertisement




Miris Jalan Sepanjang 20 Kilometer Rusak Parah Seperti Kubangan Sawah

SANGRAJAWALI
20 November 2020


Sangrajawali News | Cianjur - Warga Tiga Desa Dikecamatan Naringgul, Cianjur Selatan,jawa barat, berharap kepada pemerintah kabupaten dan provinsi atau pusat Untuk segera memperbaiki jalur jalan kabupaten yang menghubungkan Wilayah Antar Kecamatan Cidaun dan Kecamatan Naringgul tepatnya Desa Margasari, Cinerang dan Sukamulya jalan sepanjang 20 Kilometer yang kondisinya rusak parah apa lagi saat hujan  becek dan berlumpur mirip sawah yang sudah diteraktor. Cianjur, Jumat  (20/11/2020).


Pantauan kondisi jalan kian hari kian parah rusaknya ditambah dengan kondisi musim hujan sehingga jalan mirip Kubangan sawah berlumpur dan licin, sehinga banyak kendaraan baik Roda dua (Motor-red) dan Roda Empat (mobil-red)  milik warga masyarakat yang melintas jalur tersebut tak heran banyak yang terjebak oleh lumpur.



Didin Permana (30) salah seorang warga,  Mengatakan Sudah hampir puluhan tahun kondisi jalan Yang menghubungkan tiga desa ini kondisinya rusak parah apalagi dimusim hujan jalanan kaya sawah habis diteraktor.


"Kami Setiap hari lewat jalur jalan ini tidak ada jalan lain selain lewat jalan ini, walau kondisinya rusak parah dan berlumpur tapi harus bagaimana lagi karena cuman ini akses jalan yang bisa dilewati," katanya.


Didin Berharap, harapan kami Semoga segera diperbaiki karena hampir tiap hari banyak kendaraan roda empat (Mobil-red) yang tak jarang selip karena Jalanya berlumpur.


"Semoga saja lewat media bisa langsung terdengar oleh para pejabat baik dari daerah atai provinsi dan pusat supaya segera jalan ini piperbaiki," ucapnya.


Sementara itu Ajid (55) Kepala Desa Margasari menjelaskan terkait jalan yang menghubuhgkan tiga desa yang kini kondisinya rusak parah,yang katanya sudah masuk kategori jalan jabar tiga yang menyabungkan desa Cisalak dan karyabakti Kecamatan Cidaun, tapi sampai saat ini belum diperbaiki.


"Bagai kami selaku Kepala desa mau itu jalan kabupaten, perovinsi yang terpenting kami berharap minta segera dibagun, sebab kondisi jalan sudah makin parah apalagi sekarang musim hujan jalan banyak makin becek dan berlumpur hampir mirip sawah," ujranya.


Masih menurut Ajid, Empat Ribu Delapan Belas jiwa warga desa Margasari yang sebagain besar peropesinya sebagai pedagang dan setiap harinya menggunakan jalur tersebut.


"Jelas ini berdampak terhadap ekonomi dan menghabat roda pertumbuhan ekonomi  khususnya bagi warga kami umumnya warga di dua desa, coba kalau jalur jalan ini diperbaiki roda pertumbuhan ekonomi akan baik," tuturnya.



Ajid berharap, harapan kami memohon kepada pemerintah baik Kabupaten, Provinsi atau pusat tolong segera perbaiki jalur jalan yang menghubuhgkan tiga desa ini.


"Seandainya bisa mengunakan Anggran Dana Desa (DD) tentunya ini akan jadi peroritas pembangunan pemerintah desa kami karena Jalur jalan ini sangat patal, namun kami terbentur dengan aturan perundag undangan,sehingga tidak bisa mengunakan Anggran Dana Desa (DD) untuk memperbaikinya jalur jalan utama ini yang katanya masuk kategori jalan Jabar tiga atau mungkin jalur jalan Kabupaten," pungkasnya. (Tomi/Red)