Aktivitas PETI di Desa Rantau Limau Kapas Kab. Merangin Semakin Menjamur dan Melenggang Bebas

Advertisement




Aktivitas PETI di Desa Rantau Limau Kapas Kab. Merangin Semakin Menjamur dan Melenggang Bebas

SANGRAJAWALI
21 Oktober 2020


Sangrajawali News | Merangin - Makin menggila saja pemain Penambang Emas tanpa Izin (PETI)  di wilayah Desa Rantau Limau Kapas kecamatan Tiang Pumpung kabupaten Merangin-Jambi.


Menurut keterangan dari salah satu warga Desa Rantau Limau Kapas, kepada salah satu awak media, kegiatan penambang emas tampa Izin ini di perkirakan mulai beroperasi sekitas 5 bulan.


"Sebelumnya kegiatan penambang emas tampa izin ber operasi di Desa Baru sakai kecamatan Tiang Pumpung sekarang sudah mulai mang obrak-obrik di wilayah Desa kami," ungkap salah satu warga Desa Rantau Limau Kapas yang enggan di sebutkan namanya. Rabu, (21/10/2020)


Kami selaku warga merasa gerah dengan ada nya kegiatan penambang emas tampa Izin (PETI) yang biasanya kami mengunakan air sungai tembesi untuk di kosumsi kebutuhan Rumah tangga, sekarang sudah keruh tidak bening seperti biasanya.


Alasan pemain PETI  kami sudah banyak membantu ekonomi warga Desa Rantau Limau kapas dengan kondisi harga karet menurun,pada hal harga karet sudah merangkak naik, yang menikmati hasil kegiatan penambang emas tampa Izin hanyalah segelitir orang yang mempunyai modal yang lainnya hanyalah sebagai penonton aja.



Masyarakat Desa Rantau Limau Kapas Kecamatan Tiang Pumpung meminta kepada Kapolres Merangin Mengadakan Razia besar-besaran kepada pelaku penambang emas tanpa Izin (PETI) yang masih melenggang di wilayah Desa kami. (Irwanto/Red)