Komplotan Begal di Medan Satria Dibekuk Polisi

Advertisement




Komplotan Begal di Medan Satria Dibekuk Polisi

SANGRAJAWALI
06 September 2020


Sangrajawali News | Bekasi - Pandemi Covid-19 atau Corona yang terus bertambah diiringi dengan jumlah PHK yang meningkat, membuat masyarakat harus berpikir ekstra di tengah ekonomi yang lemah. Hal ini juga makin meningkatnya angka kriminalitas.

Seperti yang terjadi pada hari Minggu tanggal 6 September 2020 sekitar jam 04.30 WIB telah terjadi pencurian dengan ancaman kekerasan di depan PT.HAMPEL RT.005/ RW.011 Kelurahan Medan satria Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi.




Korban dari curas ini adalah Abdul Rahman Notanubun ( 22 tahun ) yang dirampas motor Honda Beat B 3789 KXD dan HP Android merk Samsung.



Ketika team Reskrim Polsek Bekasi Kota pimpinan Padal Ipda Endang Dahyudi sedang melaksanakan patroli antisipasi gangguan Kamtibmas 3C, tawuran dan balap liar di fly over Kranji mendengar teriakan seorang laki-laki yang sedang berboncengan menggunakan sepeda motor dengan kata kata "Jambret" ke arah Pondok Ungu  kemudian anggota mengejar sepeda motor yang berteriak jambret sampai dengan orang tersebut berhenti dan di dapati sedang mengalami luka pada wajah dan lengan tangan kanannya ,setelah ditanyakan ternyata sepeda motor Honda Beat B 3789 KXD dan HP Android Samsung dibawa kabur pelaku.

Selanjutnya anggota dan kedua korban mengejar pelaku yang mengendarai sepeda motor N-MAX B 4573 KPM warna merah ke arah Kalibaru, setelah dilakukan pencarian didapatkan informasi dari warga bahwa sepeda motor N-Max merah masuk ke dalam sebuah gang RT.001/ RW.004 Kelurahan Kalibaru lalu didapati N-Max tersebut ada di sebuah rumah kosong lalu korban membenarkan motor tersebut milik pelaku.



Dari informasi warga sekitar sepeda motor N-Max B 4573 KPM tersebut milik Hardi  Lukmawan alias Hardi lalu anggota mengamankan Hardi (19 tahun)   di rumahnya ,atas petunjuk Hardi bahwa pelaku berjumlah 6 (enam) yang merampas sepeda motor dan hp korban kemudian melalui  HP Hardi didapatkan informasi bahwa salah satu pelaku yang bernama Edo (18 tahun) ada di rumah temannya yg bernama Tsabbit di Poncol Bekasi Barat sehingga anggota langsung ke rumah Tsabbit setelah sampai kemudian Edo berhasil di tangkap berikut sepeda motor korban Honda Beat warna merah B 3789 KXD berikut HP merk Samsung selanjutnya pelaku Abdullah serta Salman juga turut diamankan ke Polsek Bekasi Kota. Para pelaku terancam pasal 365 KUHP dengan ancaman minimal 7 tahun.

Kasus ini masuk wilayah hukum Polsek Medan Satria dan 2 orang masih DPO yakni LH dan D. (Bagas)