Ketum LMB Sangat Menyayangkan Atas Perlakuan Kekerasan Terhadap Insan Pers di Batam

Advertisement




Ketum LMB Sangat Menyayangkan Atas Perlakuan Kekerasan Terhadap Insan Pers di Batam

SANGRAJAWALI
06 Agustus 2020

Ketua Umum Laskar Macan Betawi Ust. Suherman Haromaen

Sangrajawali News, BEKASI - Ketua Umum Laskar Macan Betawi (LMB), Ust. Suherman Haromaen sangat menyayangkan atas perlakuan kekerasan oknum organisasi terhadap insan pers di Batam.

"Organisasi seharusnya merangkul insan pers bekerjasama, bukan menyakiti ataupun melakukan kekerasan," tutur Ust. Suherman kepada sangrajawalinews. Rabu, (5/8/2020) malam.

Bukan cuma kali ini kawan-kawan insan pers dapat perlakuan kekerasan, kali ini menimpa teman jurnalis kita yaitu saudara Erwinsyah Kepala Biro media online Fokuskriminal.com di Kampung Bukit, Kelurahan Tanjung Bukit, Kecamatan Sekupang Batam pada Minggu.

"Dengan kejadian tersebut, kami Laskar Macan Betawi meminta kepada pihak kepolisian agar bertindak tegas kepada pelaku kekerasan terhadap kawan kami (insan pers)," ungkap ust. Suherman.

"Supaya kedepannya jangan ada lagi perbuatan kekerasan terhadap para jurnalis/wartawan yang sedang menjalankan tugas sesuai tupoksinya," tambah Ketum Laskar Macan Betawi menegaskan.


LASKAR MACAN BETAWI, dengan Bismillahi Allahu Akbar siap mendampingi kawan-kawan insan pers dalam melaksanakan tugasnya.

Adapun kronologi kejadiannya Erwinsyah dianiaya diduga oleh seorang oknum Ketua DPC salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) di batam, Aksi pemukulan ini berawal saat Erwinsyah mengunjungi kediaman JL (Red/Pelaku) karena merasa terusik kedatangan wartawan secara spontan oknum tersebut melayangkan pukulan dengan mengatakan "Jangan Bangunkan Singa Tidur" sembari memukul korban berkali-kali hingga babak belur.

Ironisnya kejadian itu, sempat dilerai sejumlah warga sekitar, namun oknum tersebut tidak mau peduli dan tidak mau melepaskan cekikan pada leher korban hingga tokoh masyarakat datang.

Atas kejadian tersebut, Erwinsyah mengalami luka lebam di pelipis mata kanan dan sudah melaporkan kejadian dialaminya ke Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Sekupang dengan bukti surat laporan Nomor : LP/112/VIII/2020/KEPRI/BRP/ SKP tentang pengaduan tindak pidana penganiayaan.

Dari pengungkapan Erwinsyah, dirinya mengakui ketika membuat laporan ke Polsek Sekupang, dirinya sempat dihadang oleh sejumlah anggota ormas didampingi ketum ormas. Namun Setelah laporan dibuat JL (Red/Pelaku) tidak terima dan melakukan pengancaman terhadap Erwinsyah.

Terkait kejadian ini Pemimpin Redaksi (Pemred) Fokuskriminal.com, Ismail Sarlata bersama Wapemred Habiburrahman merasa sangat geram atas penganiayan dan premanisme terhadap wartawan yang dilakukan oleh oknum ormas.

"Kami minta kepada pihak Kepolisian
setempat bisa mengusut kasus ini hingga tuntas, dan kami siap kawal kasus ini sampai tuntas. Pelakunya harus ditangkap," tegas Ismail Sarlata.

Sementara itu, Pimpinan Umum Fokuskriminal.com, DR. Yudi Krismen US, SH.MH selaku Pakar Hukum Ahli Pidana menegaskan, mengutuk keras aksi kekerasan terhadap wartawan di Batam.

Atas peristiwa itu, ia meminta kepada aparat Kepolisian untuk segera melakukan penangkapan terhadap pelaku kekerasan terhadap wartawan.

"Ini patut diduga ada upaya pembunuhan terhadap wartawan. karena pelaku sempat mengatakan pada korban akan menghabisi dan mencincang-cincang korban. Itu penganiayaan berat. Kami meminta Polsek Sekupang segera menangkap pelakunya," ujar DR. Yudi Krismen US, SH.MH.

Wartawan menurut DR. Yudi Krismen US, SH. MH dalam melaksanakan tugasnya dilindungi hukum yakni UU No 40 Tahun 1999.

Selain itu ia meminta kepada pihak kepolisian agar segera mengungkap kasus penganiayaan itu hingga tuntas, tegasnya. (Cemat)