FPHI Kabupaten Bekasi Lakukan Aksi Unjuk Rasa

Advertisement




FPHI Kabupaten Bekasi Lakukan Aksi Unjuk Rasa

SANGRAJAWALI
13 Juli 2020


Sangrajawali News, BEKASI - Ratusan tenaga guru honorer yang tergabung dalam Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) melakukan aksi unjuk rasa dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (13/7/20).

Aksi yang dilakukan para guru honorer ini menyampaikan tuntutan kepada Bupati Kabupaten Bekasi, Yaitu:

1. Hapus Poin 4 (Tidak dilakukan perjanjian kerja kembali) sedangkan Pendidik dan Tenaga kependidikan (PTK) non ASN belum ada perjanjian kerja dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi dan Poin 5 (Jabatan yang diisi oleh ASN) yang tertera pada surat penugasan (SP) diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi sangat merugikan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) NON ASN.

2. Berikan kesejahteraan yang layak sebagai Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) NON ASN upah setara UMK Kab Bekasi.

Tujuan dari aksi ini adalah menuntut  hak yang seharusnya menjadi milik guru honorer.

"Kami selama ini rela mengabdi puluhan tahun menjadi pengajar karena panggilan jiwa dan nurani kami," jelas salah satu guru honorer yang tidak mau disebut namanya.

Kondisi demo yang dilakukan oleh para guru honorer ini nampak tertib, dengan kawalan aparat kepolisian dan Satpol PP.


Ketua Umum Lsm Baratu, Achmad Nurjaya mengatakan maraknya demonstrasi yang dilakukan ini menunjukkan rendahnya kepuasan guru honorer terhadap fasilitas yang mereka dapatkan terkait dengan pengabdian yang telah mereka lakukan.

"Hal ini merupakan sesuatu yang perlu diperhatikan pemerintah secara serius apabila menginginkan tercapainya tujuan pendidikan nasional, yaitu mencerdaskan bangsa sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945," ujar Nurjaya. (Cemat)